DP BBM 23 - Maaf - Selamat malam dan selamat berjumpa kembali bro... di malam ini alhamdulillah masih di beri kesempatan untuk dapat bersilaturahmi lagi lewat sebuah tulisan ini... dan di kesempatan ini saya selaku penulis dari blog - blogan DP BBM 23 mengucapkan banyak terimakasih kepada sobat semuanya yang hingga detik ini masih berkunjung ke blog miskin dan sederhana ini... tanpa kalian sebagai pembaca apalah jadinya, tidak akan mungkin bertahan lama, apa lagi bisa terpasangi iklan, besar kecilnya dengan adanya adsense sudah membuat saya senang, dan itu berkat adanya kalian sebagai pengunjung / pembaca...

Dan tanpa basa - basi lagi... saya harap selama saya menulis di sini dapat sobat maklumi dan memaafkannya jika terdapat banyak kesalahan dalam penyampaian maupun ketikan, yang mungkin terkesan menyinggung / menghina / menyindir dsb... sebagai manusia biasa saya sadar banyak salah dan khilaf, maka untuk itu saya harap kalian semuanya dapat memaafkannya, Sebelum pada saatnya waktu tiba, saya meninggal... saya harap semua kesalahan saya dapat termaafkan, entah itu kesalahan di dunia nyata maupun di dunia maya ( lewat sebuah tulisan yang mungkin kurang berkenan di hati pembaca semuanya )...

Maaf

Nah lho kenapa tiba - tiba kamu minta maaf ?? ( mungkin menjadi pertanyaan bagi sebagian pembaca ?? )... saya meminta maaf karena saya rasa saling memaafkan tidak hanya di hari lebaran saja... yang namanya manusia, besar kecilnya pasti berbuat salah, entah di sengaja maupun tidak, kesalahan pasti ada setiap waktunya juga, terlebih lagi jika mengingat mati... entah sampai kapan kita hidup di dunia ini, maka untuk itu sebelum saya mati, tidak ada salahnya untuk meminta maaf, di maafkan atau tidaknya itu terserah masing - masing ...

Bawa - bawa mati, emang kamu tau kapan mati ??

Iya justru itu, tadi juga saya bilang entah sampai kapan kita hidup di dunia ini, tapi setidaknya mungkin kalau besok lusa mati tidak terlalu berat jika sudah saling memaafkan ( mungkin ) dan saya meminta maaf dari sekarang karena tidak tau pasti sampai kapan umur saya, jika masih di beri umur mungkin kedepannya saya bisa update lagi, minimal tiap minggu masih bisa berbagi, tetapi jika lama bahkan sampai berbulan - bulan / tahun, gk ada post terbaru, mungkin saya sudah tiada ...

1. Sakit - sakitan terus

Hal yang membuat saya pesimis menjalani hidup ini, terasa percuma saja bro... untuk apa saya hidup jika harus di lalui seorang diri tanpa teman, tanpa sahabat, tanpa kekasih, 3 tahun ini saya lalui hidup dengan sakit - sakitan terus tanpa ada seorangpun yang menghibur, semua keluh kesah, kesedihan dan masalah saya lalui sendiri, dari tahun 2015 saya sakit - sakitan, hal yang membuat sedih dan terasa terbuang saat saya sakit...
  1. 2015 : operasi fistula
  2. 2016 : operasi fistula ( ke 2x )
  3. 2017 : TBC
Jujur saya merasa terbuang begitu saja, dimana teman - teman ?? dimana sahabat ?? dimana yang namanya kekasih ?? di saat sehat, mampu kerja punya cukup banyak uang mereka ada, mereka seakan menjadi pelindung hidup... kemanapun melangkah seakan ada tempat untuk berpegang... tapi setelah tau saya sakit - sakitan kemana mereka ?? tak ada satu pun yang menanyakan kabar, tak ada satupun yang mau menengok ke rumah...

Beberapa kali saya di rawat di rumah sakit, apa ada seorang pun yang menjenguk ?? alhamdulillah satupun gk ada, bahkan saat di kasih kabar pun mereka seakan tak ingin mengenalku lagi, hilang kontek begitu saja...

2. Semenjak ayah meninggal

Semenjak ayah meninggal, saya bener - bener terasa kehilangan segalanya... setiap waktu di habiskan dengan melamun, hidup seakan tidak berarti lagi, dulu selagi orang tua masih utuh saya seakan menjadi manusia paling sempurna memiliki kedua sayap dan bebas terbang kemanapun saya ingin, hingga saya lupa segalnya dan berani membangkang nasihat orang tua, tapi sekarang setelah satu sayap patah sudah tak mampu lagi untuk terbang... seakan semua berlalu begitu sajaa...

Terlebih lagi mengingat kondisi saya saat ini mengidap TBC entah apa yang harus saya lakukan kedepannya, ibarat seekor burung yang terluka dan kehilangan satu sayap, cuma memiliki 2 pilihan ( antara bertahan hidup dalam kesakitan dan berusaha terbang kembali, walau nyatanya tak mampu ATAU menunggu keajaiban ada yang mau merawatnya )... itulah yang saya rasa saat ini... setelah kehilangan satu sayap ( ditinggalin ayah ) semua terasa berbeda, saya bener - bener kehilangan kasih sayang... Ketika kasih sayang itu bener - bener dibutuhkan, tapi seakan menghilang...

3. Awal mula mengidap TBC

Awal mulanya sih saya tidak tau pasti, apa penyebabnya... cuma yang saya tau selama 4 bulan lebih saya sakit sulit untuk sembuh... udah minum obat, udah ke dokter masih saja tak kunjung sembuh, hingga beberapa hari lalu saya ke dokter dan setelah di cek kesehatannya ternyata saya positif TBC.. sebelumnya sempat dokter mengira bahwa saya mengidap HIV Aids... namun alhasil dari tes kesehatan dan dari sample darah bukan HIV... dokter mengira HIV karena saat di periksa kesehatan meminta penjelasan tentang bagaimana dulu saya bergaul diluaran sana...

4. Umur 20 s/d 25 Pecandu obat - obatan dan miras

Dokter meminta sedetail mungkin bagaimana saya mengonsumsi obat - obatan / miras, dan dengan siapa saja saya sering mabuk - mabukkan... karena ada kemungkinan HIV menular dari air liur ( mungkin saat berciuman atau meminum alkohol satu wadah dengan orang yang mengidap HIV ), entah juga bisa jadi lewat jarum suntik, atau mungkin lewat berhubungan badan yang tanpa disadari orang tersebut memiliki penyakit HIV...

ya, mau gk mau akhirnya saya pun menjelaskannya secara detail... dan untungnya perkiraan dokter itu salah... mungkin dokter beranggapan saya HIV karena bulan - bulan lalu saya sempat di rawat mengenai sakaw, memang sih saya juga akui bukan orang suci memiliki masa kelam... cuma terasa heran saja kenapa timbulnya jadi TBC ?? emang dulu pernah kalau gk salah 3x mencampur obat - obatan kedalam alkohol di campur autan sempet muntah darah tapi kalau gk salah umur saya 24.. sekarang udah 27 dan masa efeknya jadi TBC... terasa aneh aja

5. Menjadi selingkuhan istri orang

Sekali lagi saya katakan, memang saya bukan orang suci yang sok alim... dan saya katakan sekali lagi, dulu sewaktu masih memiliki kedua sayap ( yaitu kedua orang tua ) saya begitu liar dan nakal... saya seakan menjadi manusia paling sempurna se enakknya terbang semaunya sendiri, ketika tersenggol dan terjatuh ( dalam arti saat prustasi / stres / ada masalah / gk punya uang dsb ) larinya obat - obatan dan selalu berencana bunuh diri... di nasihati dan di sayangi orang tua rasanya memuakkan...

Yang terpikir saya ingin hidup bebas di alam liar ( dunia bebas tanpa kekangan orang tua, di larang itu ini ) tapi sekarang saat satu sayap patah berasa kasih sayang telah berkurang, dan disaat kasih sayang telah berkurang... badan penyakitan, ya udah bisa apa sekarang ?? mau berpegang sama siapa lagi ?? cuma punya satu pegangan yaitu cuma ibu doang...

Dan saya tidak cukup kuat untuk berpegang pada satu pegangan saja... saya butuh kasih sayang yang lebih seperti dulu... sementara sekarang siapa yang mau menyayangi saya ?? siapa yang mau berteman dengan saya ?? siapa yang mau bersahabat dengan saya ?? dan siapa yang mau jadi kekasih saya, yang bener - bener tulus mau nerima saya apa adanya, walau saya nampak lemah dan penyakitan ??

Tapi ya, alhamdulillahnya masih ada sih yang mau, walau saya cuma sebatas selingkuhannya doank... dan jujur saya nyaman, saya bahagia dan saya serasa gk pernah kekurangan kasih sayang... cukup dengan dia seorangpun kasih sayangnya melebihi dari 1000 sahabat mungkin lebih dari itu, karena hati inipun merasakknya... walau dia istri orang tapi dia tulus...

Tapi sayang, setulus apa pun kasih sayangnya tidak bisa dimiliki sepenuhnya, ingin ( tapi ku tak bisa ) mungkin itu ungkapan kata yang tepat... ingin ku memiliki seutuhnya, ingin ku selalu bersamanya, tapi ku tak bisa... dia istri orang dan saya tetap sebagai selingkuhannya doank...

Nine Ball - ingin ( Tapiku tak bisa )



Mungkin lagu nine ball ingin ( tapi ku tak bisa ) diatas mewakili perasaan saya saat ini... ingin memelukmu, tapi ku tak bisa... ingin bersama mu, tapi ku tak bisa dan saya harus menyadarinya hal itu, senyaman apa pun, sebahagia apa pun dan sesayang apa pun juga, dia tetap istri orang yang tak mungkin termiliki... dan saya tidak mungkin terus menerus mengharapkan sesuatu yang tak pasti... selain harus memilih pergi meninggalkannya karena dia bukan miliku... dan saya harus kembali pergi lagi dari kehidupannya...

Nine Ball - Maaf ( Harus pergi )

Ku ingin tetap menggenggam tanganmu, tapi ku tau kita tak pernah satu, ya, sebenarnya berat melepaskannya banyak harapan, keinginan dan cita - cita dengannya tapi apa daya tidak akan pernah bersatu... maaf ku harus pergi, kini ku simpan rasa dihati ini

 
Top
'